Recent update
LeT hEr ResT in PeaCes
April 16th, 2008 by confession-by-me
<strong>Memang bukan salah dia kalo gak ada lagi waktu yang tersisa, untuk bisa nunggu aku biar bs bercanda kayak dulu. Aku yang kelamaan buat ditunggu, mn gak pasti lagi. Tapi pasti ini yang paling baik yang dipilihkan Allah buat dia, karna gak bakalan ada yang tega ngeliat dia tiap hari nahan rasa sakit yang bahkan aku gak bisa bayangin kayak apa rasanya. Memang mungkin hidupnya terlalu singkat, tapi gak ada yang perlu disesali, yang penting udah usaha, ikhtiar dan akhirnya memang harus tawakal.
Terakhir ngobrol sama dia aku bilang supaya nunggu aku pulang, ntar kalo aku pulang qta maen2 kayak dlu lagi, terus dia bilang iya. Sebenarnya aku ngomong gitu juga dengan maksud mana tau aku bisa buat dia gak patah semangat dan punya semangat lagi buat jalanin pengobatan, hhhh….. tp ternyata itu gagal. Kemaren itu dia lagi sehat, sadar sepenuhnya, dan saat terakhir dia menginjakkan kaki di rumah sesudah dan sebelum dia harus menghabiskan waktu berbulan-bulan di rumah sakit yang pasti sangat membosankan. Mau gak mau memang aku harus nyesel, menyesal karena trlalu banyak karena. Karena gak sempat ngasih dorongan semangat sama dia waktu d rumah sakit, karena gak sempat buat liat keadaan terkhinya, karena gak bisa ngantar dia sampe tempat tidur terakhirnya, karena gak bisa jadi orang yang bisa dia andalkan untuk terakhir kalinya, dan masih banyak karena. Semua karena ini adalah karena untuk yang terakhir kalinya.
Aku terlalu menyesal. Dan semua alasan itu gak cukup. Aku terlebih gak punya waktu untuk memastikan kapan aku akan mengunjunginya. Aku rindu semua orang yang ada di tempat itu, tp suatu saat nanti tak akan kutemukan lagi dia dsana. Dan mngkin hanya cerita sedih orang-orang yang akan ku dengar tentangnya. Merelakan nya melangkah ‘kesana’ adalah hal yang pasti, tapi jalan untuk merelakannya tak semulus waktu yang berjalan. Ya Allah, tolong sayangi dia.
Tulisan ini juga bukan untk memberatkan langkah dia ‘disana’, tapi aku cuma pengen mengungkapkan apa yang belum sempat terucap sama dia. Semoga hidupnya adalah anugerah bagi orang-orang yang menyayangi dan mengenalnya. Semoga hidupnya adalah waktu yang dikenal banyak orang sebagai saat yang indah, sehingga apa yang dilakukannya adalah hal yg baik dan mungkin bila ada kesalahan pantas untuk dimaafkan. Semoga beristirahat dengan tenang dan bahagia, ia yang selama ini ku anggap sebagai teman, sahabat dan adik. Yakinlah ini jalan yang terbaik. Ya Allah, tolong sayangi dia.
n just happy bday…
In memorian…
15 Maret 2008
Posted in Diary oF miNe | | | 0 Comments
HANYA MASA
April 3rd, 2008 by confession-by-me
dia adalah masa dimana semua mimpi masih disini.
sebuah masa yang terbuang olehnya, tanpa atau dimana acelah untuk merelakan.
tak terbesit apapun selain hina, dia yang membuat hati berhenti berdendang sendu,,,
Taka pelak langkahnya berderu, terbawa angin dan berlalu…
Lalu ia berkata: ” aku hanya masa, tak hendak kau keluhkan aku”
Terlalu lelah waktu terleawat untuk berhenti menatap punggung nya menjauh,
tapi bahkan tak ada tatap berbalik manja..
Ia menghunus pisau yang tak terlalu tajam,
terlalu sakit demi masa yang tak sebanding,
terlalu sakit demi masa yang tak berisyarat..
sayang, masanya tak pantas ada,
karena ia hanya waktu yang terbuang,,,
lalu jadi sampah!!!!!!
Posted in Diary oF miNe | | | 0 Comments
Categories
- Diary oF miNe (17)
Archives
- February 2009
- January 2009
- November 2008
- July 2008
- May 2008
- April 2008
- January 2008
- September 2007
- August 2007
- July 2007
Blogroll
